Menjadi manusia terbaik dan berprestasi karena totalitas kerja dan fokus yang teramat sangat, menjadikan kita 'memaksakan' seperti robot yang hanya fokus untuk melakukan tugasnya saja, tanpa peduli dengan kondisi disekitar.
ingat, kita adalah mahluk sosial, yang juga perlu berinteraksi dengan yang lain.
kita juga perlu ber-empati, bersimpati..
bukan saja kepada orang lain atau lingkungan sekitar...
tetapi kepada diri kita sendiri...
ketika kita menjadi bagian dari suatu sistem, banyak hal yang 'dikorbankan'.. ego sudah pasti banyak ditekan.. karena kita berbicara orientasi tim.. sama halnya dengan tim sepakbola, tim basket.. banyak pemain bagus yang menjadi lebih baik ketika menekan ego nya... menekan hawa nafsu untuk 'mempertontonkan' kemampuan terbaiknya sehingga dia merasa berhasil dan sukses... hasil dari penekanan ego tersebut adalah, memberikan kesempatan orang lain untuk juga menjadi lebih baik, membuat tim menjadi lebih baik..
ketika hal tersebut sudah tercapai, maka akan menjadi 'sah' untuk kita 'menyesuaikan' tubuh, fikiran dan mood untuk tidak menjadi 'high qualification' .. 'high class'..
menjadi manusia yang natural..
ketika emosi meninggi
ketika sedih datang
ketika galau melanda...
semua sah saja diikuti, tetapi tetap ada batasnya...
sama seperti yang kebanyakan orang bilang, sabar ada batasnya.. walaupun ternyata sabar itu tidak pernah ada batasnya.. karena yang memberikan pembatasan adalah diri kita sendiri..
be natural...
No comments:
Post a Comment